X
Beranda
Tentang Kami
Produk
Galeri
Jaringan
Blog
Kontak
X
Beranda
Tentang Kami
Produk
Galeri
Jaringan
Blog
Kontak
Karir
EN
|
ID
INFORMASI
Blog Asian Bearindo
in Informasi Produk

Bearing Designation

Mar 05, 2024

Bearing Designation atau yang biasanya disebut dengan penamaan bearing adalah proses untuk menentukan nama atau jenis dari bearing. Proses penamaan bearing dasar mengidentifikasi Jenis Bearing, Desain Dasar dan Batas Dimensi. Prefixes (Awalan) dan Suffixes (Akhiran) mengidentifikasi fitur desain atau komponen dari bearing.

bearing designation

Penamaan dasar bearing (Base Designation)  biasanya terdiri dari 3 sampai 5 digit angka.

 

Prefix merupakan awalan yang digunakan untuk mengidentifikasi komponen suatu bearing, biasanya dituliskan di paling awal pada pengkodean bearing dan berupa kombinasi Huruf. Pada Prefix suatu bearing kita bisa melihat fitur apa yang ditambahkan. Seperti pada kode F pada awalan bearing menandakan bahwa bearing tersebut memiliki fitur atau desain tambahan berupa Flange pada Outer Ring, selain kode F masih banyak kode prefix yang di tambahkan oleh masing-masing pabrikan bearing tersendiri sesuai keunggulan dan fitur yang mereka berikan.

 

Digit angka, huruf atau kombinasi huruf pertama menunjukkan jenis dan varian dasar dari bearing.

 

Dua digit berikutnya menunjukkan seri dimensi ISO dari Bearing. Digit pertama menunjukkan lebar atau tinggi dari bearing.

 

Digit kedua menunjukan ukuran diameter dari bearing. Dua digit terakhir dari penamaan dasar bearing menunjukkan kode ukuran lubang bearing. Untuk ukuran 00 = 10 mm, 01 = 12 mm, 02 = 15 mm dan 03 = 17. Kode ukuran lubang bearing dikalikan 5 dimulai dari akhiran 04 dan seterusnya dan menghasilkan diameter lubang (d) dalam mm.

 

Lalu untuk Suffix, menunjukkan komponen desain tambahan bearing dan ditulis di baris akhir nomor bearing. Pada umumnya menunjukkan Jenis penutup atau tingkat clearance atau kelonggaran yang dimiliki oleh suatu bearing. Dalam aplikasi tertentu terdapat Suffix yang menunjukkan perubahan desain, penambahan material tertentu, ketahanan panas, hingga sudut kemiringan daripada kontak bearing. Misalnya kode ZZ yang artinya bearing tersebut menggunakan Double Seal berbahan besi atau metal.

 

Oke SoBer, itu dia penjelasan mengenai dasar penamaan bearing. Jika sober ingin membeli bearing yang sudah pasti orginal, sober bisa menghubungi Asian Bearindo cabang terdekat melalui link berikut ini:

 

@asianbearindo - ContactInBio

40+ Tahun Pengalaman
di Industri Bearing.
www.asianbearindo.com
Asian Bearindo Group
Jl. Tanjungsari No.19
Sukomanunggal, Surabaya
Jawa Timur 60188
TERMS & CONDITIONS | PRIVACY POLICY | © Copyright 2024
ASIAN BEARINDO GROUP - Bearings & Sparepart Distributor